Text
No. Panggil
959.8 MAR s
Sejarah Nasional Indonesia II : Zaman Kuno
Catatan / Abstrak
Sejarah nasional menggambarkan pertumbuhan kita sebagai suatu bangsa. Sejak zaman purba dengan tanda-tanda pertama akan akar-akar kehidupan bangsa, kemudian melalui perkembangan suku-suku tiap daerah kita telah tumbuh menjadi kesatuan bangsa dengan tanggapan dan sikap hidup nasional yang khas.
Perkembangan nasional mengingatkan kita kepada pertumbuhan pohon dengan pokok kesatuan yang makin kukuh dan besar. Kata sejarah yang berasal dari bahasa Arab berarti `pohon` .
Sudah cukup banyak ditulis tentang sejarah nasional kita, baik oleh ahli sejarah bangsa kita maupun oleh orang-orang asing, masing-masing mengenakan pandangan dan tafsirannya terhadap pertumbuhan bangsa kita. Di tengah pelbagai uraian itu diperlukan karangan sejarah babon, yang dapat menjadi dasar dan rujukan penulisan sejarah nasional. Buku ini mengandung sejarah nasional Indonesia yang baku, yang ditulis dan disunting oleh ahli-ahli sejarah bangsa kita.
Perkembangan nasional mengingatkan kita kepada pertumbuhan pohon dengan pokok kesatuan yang makin kukuh dan besar. Kata sejarah yang berasal dari bahasa Arab berarti `pohon` .
Sudah cukup banyak ditulis tentang sejarah nasional kita, baik oleh ahli sejarah bangsa kita maupun oleh orang-orang asing, masing-masing mengenakan pandangan dan tafsirannya terhadap pertumbuhan bangsa kita. Di tengah pelbagai uraian itu diperlukan karangan sejarah babon, yang dapat menjadi dasar dan rujukan penulisan sejarah nasional. Buku ini mengandung sejarah nasional Indonesia yang baku, yang ditulis dan disunting oleh ahli-ahli sejarah bangsa kita.
Ketersediaan
| 00770C001 | 959.8 MAR s | My Library (900) | Tersedia |
Informasi Detail
Judul Seri
-
Penerbitan
Jakarta :
BALAI PUSTAKA.,
2010
Deskripsi Fisik
534 hlm: 17,5 cm x 25 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-407-408-X
Klasifikasi
900
Tipe Konten
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 4
Subjek
-
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak ada lampiran berkas.